Obat Kencing Darah di Apotik

9 Obat Kencing Darah di Apotik – Anda memiliki masalah pada penyakit kelamin? Sering mengeluarkan darah pada saat kencing?

Berhati-hatilah dengan penyakit kelamin tersebut, lataran itu juga bisa disebut dengan penyakit Hematuria. Apa itu Hematuria sebenarnya? dan Obat apa yang bisa menghentikannya?

Nah, untuk kalian yang bertanya-tanya tentang masalah atau obat apa untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kebetulan nih, kami akan membeberkan beberapa obat kencing darah ini yang terjual bebas di Apotik.

Namun sebelum Anda membeli obat tersebut, sebaiknya tanyakan pada dokter atau minta resep sesuai keluhan dan tingkat keparahan kencing darah sesuai yang Anda alami ya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya efek yang tidak menguntungkan bagi si pasien. Disamping itu, Anda juga wajib menyimak ulasan sedikit tentang penyakit kencing darah ini ya ! Selamat membaca ­čÖé

Obat Kencing Darah di Apotik

Apa itu Kencing Darah?’

Kencing darah adalah salah satu keluhan yang mungkin saja tidak ringan untuk di obati. Orang indonesia, biasanya menyebut kencing darah ini dengan sebutan Hematuria.

Secara definisi, hematuria adalah suatu kondisi dimana urine yang dikeluarkan mengandung sel darah merah. Kadang kala, membuat urine manjadi warna pink, merah atau merah gelap kecokelatan.

Lantas, mengapa urine bisa berubah warna? Hal itu dikarekanan mereka mengkonsumsi makanan yang tertentu alias warnaya pekat, kecukupann air dan olahraga.

Pada normalnya, kondisi ini memang akan hilang dalam hitungan beberapa hari. Sementara mereka yang mengalami kencing darah ini, bukan hanya merubah warna urine. Melainkan akan merasa kesakitan ketika mengeluarkan urine.


Selain makanan, apa penyebab kencing bisa mengeluarkan darah?

Sebetulnya selain makanan, ada beberapa faktor lain yang membuat urine menjadi berubah warna hingga mereka yang mengalami kondisi ini mendapatkan tambahan gejala yang sesuai dengan faktor tersebut.

Berikut adalah penyebab beserta gejala kencing berdarah sebenarnya yang perlu Anda ketahui, meliputi :

  • Infeksi saluran kemih

Seperti yang kita ketahui, bahwa terjadinya infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri E.Coli.

Bakteri ini tentunya akan membuat Anda merasa sakit saat buah air kecil. kemudian, sering membuat air kecil hingga urine yang dikeluarkan akan memiliki bau yang sangat menyengat dan mengandung darah.

Setelah itu, Anda akan merasa kesakitan dibagian panggul. Jika terjadi pada pria, biasanya akan kesakitan dibaian dubur dan rektal.

  • Infeksi ginjal

Ketika bagian ginjal mengalami masalah seperti infeksi ginjal, tentu akan mengindikasikan terbentuknya kanker ginjal dan batu ginjal.

Jika batu ginjal sudah terbentuk, pastinya akan menghambat bagian saluran kemih hingga mengakibatkan proses buang air kecil menjadi terganggu.

Sementara jika ginjal terdapat sel yang tumbuh secara tidak terkendali, pastinya akan memicu gejala yang membahayakan terlebih membuat urine menjadi berubah warna lantaran mengandung sel darah merah.

  • Peradangan pada saluran kemih

Kondisi ini biasnaya disebut dengan Urethritis, yang mana disebabkan akibat penyakit menular seksual yaitu klamidia.

Kondisi ini pula, tentu akan mempengaruhi jalan keluarna urine dari kantung kemih sehingga menyebabkan mereka merasakan rasa sakit ketika membuang kecil serta mengeluarkan bau yang menyengat.

  • Glumerulonefritis

Glumerulonefritis atau adanya pendarahan pada bagian glomerulus, tentu saja dapat menyebabkan keluar Anda pada saat kencing.

Hal itu dikarenakan bagian tersebut merupakan bagian jaringan kapiler yang menjadi penyusun dengan ginjal dan berfungsi sebagai penyaring utama dalam proses pembuatan urine.

  • Kelenjar prostat membengkak

Selain itu, jika kelenjar prostat pada pria mengalami gangguan bisa saja akan membuat mereka mengelurkan kencing berdarah.

Mereka juga akan kesulitan pada saat membang air kecil sampai bisa mengkosongkan kandung kemih lantaran sering membuat air kecil.

  • Kelainan karena penyakit

Beberapa kelain penyakit seperti anemia sel sabit dan juga genetik (Alport syndrome), juga dapat menyerang membran penyaring di dalam ujung saraf. Sehingga bisa menyebabkan kencing mengeluarkan darah.

  • Konsumsi obat-obatan

Obat anti kanker seperti penicilin dan cyclophosphamide, hingga menyebabkan urine bisa berdarah. Sementaran obat aspirin atau heparin, juga bisa menjadi penybab urine Anda berdarah lantaran adanya penggumpalan atau pengentalan pada darah.

  • Olahraga yang berlebihan

Meski penyebab ini jarang sekali atau bahkan tidak diketahui dengan pasti, namun yang jelas melakukan aktivitas fisik terlalu kerasa ternyata bisa menjadi salah satu penyebab kencing Anda keluar darah.

Hal itu mungkin dengan kegiatan yang semakin padat, tentu akan membuat Anda lupa dengan mengkonsumsi air putih hingga membuat kandung kemih menjadi trauma lantara mengalamu dehidrasi.


Apakah kencing berdarah ini berbahaya?

Lontaran pertanyaan ini, kemungkinan besar benar akan amat berbahaya. Hal itu dikarenakan jika air kencing mengandung sel darah merah, pastinya Anda akan mengkonsumsi obat antibiotik.

Obat tersebut akan membersihkan infeksi saluran kemih, hingga bisa memecah kandung kemih atau jika adanya batu ginjal.

Namun ketika Anda tidak mendapatkan penanganan dengan baik, bisa saja Anda akan beralih tepat mengalami hematuria mikoskopis.

Yang mana Hematuria mikoskopis inilah, yang akan membuat Anda merasaka kebingungan lantaran urin yang dikeluarkan jumlahnya lebih sedikit hingga tidak bisa melihat darah yang dikeluarkan.

Bila kondisi ini terjadi, tentu saja akan menyulitkan medis untuk mendeteksinya sampai harus memerlukan jenis perawatan yang berbeda.

Makanan Wajib dan Tidak Wajib untuk di Konsumsi Penderita Kencing Berdarah

Ketika Anda mengalami masalah penyakit ini, bukan saja harus melakukan perawatan ulang atau melakukan tes secara berulang kali.

Namun Anda juga harus mengubah pola makanan dengan baik, lantaran makanan juga bisa memicu urine menjadi berbah warna.

a) Makanan Wajib untuk di Konsumsi Penderita Kencing Berdarah

Berikut kami bicorkan beberapa makanan sehat yang wajib kamu konsumsi penderita kencing berdarah, antara lain seperti :

  • Apel

Mengapa harus mengkonsumsi apel? Lantaran apel mengandung antioksidan dari vitamin A dan C yang dapat meluruhkan adanya batu ginjal, sehingga tidak akan menghambat bagian saluran kencing.

Untuk melakukan pencegahan kencing darah, sebaiknya Anda konsumsi 2 buah apel secara rutin seteiap hari. Tetapi jika Anda tak suka atau bosan dengan mengkonsumsi buah ini, Anda bisa menganggintinya dengan mengkonsumsi sari cuka apel yang dibuat sebagai minuman segar.

Namun ingat, jangan tambahkan gula terlalu banyak atau bisa Anda tambahkan madu untuk mempermanis rasanya.

  • Semangka

Buah dengan kandungan air banyak ini, jelas saja akan membantu Anda untuk membilas bagian dalam ginjal serta mencegah urine keluar darah akibat adaya batu ginjal.

Oleh sebab itu, aturlah mengkonsumsi buah semangka ini sebaik mungkin. Karena jika berlebihan, dapat memicu tekanan darah Anda menjadi rendah dan Anda bisa mengalami diare.

  • Anggur

Meski buahnya sangat kecil, namun buah anggur ini memiliki manfaat yang besar salah satnya bisa menghentikan kencing berdarah akibat batu ginjal yang menghambat di saluran kandung kemih.

Jika Anda pencinta anggur, disarankan konsumsi anggur beserta kulit dan bijinya ya. Lantaran ia mengandung banyak antioksida, hingga bisa mempercepat penyembuhan kencing darah dengan baik.

  • Asparagus

Asparagus adalah salah satu jenis sayuran yang jarang dijumpai orang. Sayuran ini memiliki bentuk yang aneh karena bertunas, sehingga membuat sayuran ini lebih mahal jika di temukan di Indonesia.

Meski memiliki harga yang begitu mahal, namun manfaatnya juga mahal lho. Lantaran asparagus mengandung senyawa yang berfungsi untuk mencegah atau menghentikan urine terus mengeluarkan darah akibat batu ginjal.

Senyawa asparagin inilah yang akan membantu memecahh batu ginjal, hingga memudahkan Anda untuk bisa mengeluarkan air kecil.

  • Ceri

Melainkan buah ceri, biasanya ceri sering digunakan sebagai hiasan cake yang diletakan di atasnya.

Namun selain menjadi penghias saja, buah ceri ini juga memiliki kandungna yang dapat menghentikan urine terus mengeluarkan sel darah merah serat mengurangi rasa sakit ketika urine di keluarkan.

b) Makanan Tidak Wajib untuk di Konsumsi Penderita Kencing Berdarah

Sementara berikt ini adalah makanan yang harus Anda jauhi ketika mengalami kencing berdarah, yang meliputi :

  • Kafein

Minuman berkafein adalah salah satu minuman favorit saat bersantai dengan teman-teman. Namun jangan salah lho, meski kafein ini akan membantunya terlihat semangat tapi ketika dikonsumsi secara berlebihan akan memperburuk kondisi kencing berdarah lantaran bisa mengalami peradangan hebat.

  • Alkohol

Begitu dengan alkohol, ia juga memiliki kandungan yang dapat mengirtasi bagian kandung kemih untuk mengalami infeksi serta bisa mengiritasi bagi lambung lebih parah.

  • Minuman manis

Lantaran makanan atau minuman mengandung zat gula berlebih dan dikonsumsi ketika mengalami kencing berdarah, tentu saja akan memperburuk kondisinya.

Hal itu disebakan kacing berdarah yang disebabkan oleh bakteri, sangat menyukai zat gula tersebut hingga bisa memberi makanan bakteri dan bila dibiarkan begitu saja akan memperlambat proses penyembuhan kencing darah.

  • Makanan pedas

Makanan satu ini memang sudah diketahui dapat mengiritasi bagian kandung kemih, hingga bisa juga memperburuk kondisi kencing berdarah yang sedang di alaminya.

Sementara itu, makanan pedas ini akan meningkatkan kadar asam dalam lambung hingga bakteri akan terus berkembang dengan baik.

  • Makanan bertepung

Selain itu, makanan yang bertepung juga mengandung gula yang tersembunyi. Ia juga salah satu makanan favorit bakteri, yang mana bila dikonsumsi secara berlebihan tentu saja akan memperlambat proses penyembuhan kencing darah.

 


Lantas, bagaimana cara mencegah kencing darah ini ?

Hal pertama yang harus diterapkan oleh Anda dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan memperbanyak mengkonsumsi air putih. Mengapa demikian?

Lantaran air putih bisa diproses langsung oleh ginjal tanpa perlu tenaga ekstra dan tanpa menimbulkan masalah. Oleh sebab itu, konsumsilah air putih sebanyak 8 gelas air setiap harinya atau setara dengan 2 liter air.

Disamping itu, Anda juga harus memperbanyak mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan yang sudah dijelaskan diatas tadi. Kemudian, baru Anda bisa membantu mempercepat penyembuhannya dengan mengkonsumsi obat.

Obat apakah itu? Dibawah ini, bisa kalian perhatikan beberapa obat kencing darah yang bisa kamu beli di Apotik.

DAFTAR OBAT KENCING DARAH DI APOTIK

  1. DOXYCYCLINE 100MG
  2. TETRASANBE 500MG
  3. DOXICOR 50MG TAB
  4. ZISTIC 250MG CAP
  5. ZITHROMAX 250MG TAB
  6. DOXICOR 100MG TAB
  7. DOXYCYCLINE DEXA 100MG TAB 100S
  8. VIBRAMYCIN 50MG CAP 50S
  9. INTERDOXIN 50MG CAP

Penjelasan Obat >>

  • DOXYCYCLINE 100MG

DOXYCYCLINE 100MG

DOXYCYCLINE 100MG merupakan obat antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, saluran pernafasann, saluran cerna, kulit dan jaringan lunak.

Jika Anda mengalami masalah terhadap infeksi saluran kemih hingga menyebabkan kencing darah keluar, Anda bisa menggunakna obat ini dengan dosis pertama 100mg 2 kali perhari.

Sementara untuk pemeliharaanya, konsumsi 100mg perhari dan untuk anak dikonsumsi 4mg/kgBB per hari yang dibagi dalam 2 dosis tiap 12 jam. Sedangkan untuk pemeliharaannya, beri 2mg/kgBB.

Untuk harga obat DOXYCYCLINE 100MG, biasanya terjual dengan harga Rp 496,- / Tablet (1 Dos isi 10 Strip x 10 Tablet).

  • TETRASANBE 500MG

TETRASANBE 500MG

TETRASANBE 500MG adalah obat antibiotik yang mengandung tetrasiklin, sehingga cocok digunkan pada mereka yang mengalami infesi saluran pencernaan, kelamin, saluran kencing dan salurna penafasan akibat bakteri.

Namun jika Anda mempunyai keluhan terhadap saluran kencing hingga berdarah, Anda bisa mengkonsumsi obat ini sebanyak 1 tablet dalam 2 kali sehari.

Nah, bagi kamu yang tidak mempunyai obat ini. Anda bisa membeli obat ini di Apotik dengan harga Rp 671,- / Tablet (1 Dos isi 10 Strip x 10 Tablet).

  • DOXICOR 50MG TAB

DOXICOR 50MG TAB

DOXICOR 50MG TAB adalah obat antibiotik yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri, hingga menyebabkan infeksi pada saluran kemih, empedu, pencernaan, saluran pernafasan, kulit dan jaringan lunak.

Jika Anda sendiri memiliki riwayat ini, Anda bisa mengkonumsinya dengan dosis 200 mg (BB >50 kg). Sedangkan 100 mg sehari atau 50 mg tiap 12 jam sebagai pemeliharaan dan dikonsumsi secara bersamaan dengan makanan.

Untuk harga DOXICOR 50MG TAB, biasanya terjual dengan harga Rp 5.511,- / Tablet (1 Dos isi 3 Strip x 10 Tablet).

  • ZISTIC 250MG CAP

ZISTIC 250MG CAP

ZISTIC 250MG CAP adalah obat antibiotik yang mengandung Azithromisin, yang bisa digunakan untuk mengobati infeksi pada saluran pernapasan bagian atas dan bawa, jaringan lunak, genital (penyakit kelamin menular) dan infeksi kulit.

Jika Anda mempunyai keluhan penyakit kelamin menular, hingga membuat kencing Anda mengeluarkan darah Anda bisa mengkonsumsi 500 mg/hari untuk usia >16 tahun.

Kemudian lanjutkan dengan dosis 250mg untuk 4 hari. Untuk harga obat tablet ini, biasanya terjual dengan harga Rp 20.998,- / Tablet (1 Dos isi 1 Strip x 10 Tablet).

  • ZITHROMAX 250MG TAB

ZITHROMAX 250MG TAB

ZITHROMAX 250MG TAB merupakan antibiotik dengan golongan makrolida, sehingga diinkasikan untuk pengobatan infeksi genital, saluran pernafasan atas atau bawah, infeksi kulit, jaringan lunak dan faringitis.

Untuk harga pertabletnya, biasanya obat ini habis terjual dengan harga Rp 42.067,- / Tablet (1 Dos isi 1 Blister x 1 Tablet).

  • DOXICOR 100MG TAB

DOXICOR 100MG TAB

DOXICOR 100MG TAB adalah obat yang mengandung zat aktif Doxycycline, sehingga digunakan untuk infeksi saluran napas, bronkitis, sinusitis kronik, ISK, sifilis, infeksi mata dan penyakit menular seksual.

Bila Anda ingin sembuh dari keluhan yang tadi disebutkan dan ingin membeli obat ini, pastikan harus meminta resep dokter ya.

Lantaran obat ini merupakan obat antibiotik yang harus dengan resep dokter. Jika diperkenankan, biasanya obat ini memiliki nilai harga sebesar Rp 8.266,- / Tablet (1 Dos isi 1 Tablet).

  • DOXYCYCLINE DEXA 100MG TAB 100S

DOXYCYCLINE DEXA 100MG TAB 100S

DOXYCYCLINE DEXA 100MG TAB 100S adalah obat antibiotik yang sama, untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, kemih, saluran cerna, jaringan lunak dan kulit.

Untuk harga pertabletnya, obat DOXYCYCLINE DEXA 100MG biasanya dibandrol dengan harga Rp 605,- / Tablet (1 Dos isi 10 Strip x 10 Tablet).

  • VIBRAMYCIN 50MG CAP 50S

VIBRAMYCIN 50MG CAP 50S

VIBRAMYCIN 50MG CAP 50S merukan obat kapsul yang mengandung Doxycycline, sehingga mengobati infeksi bakteri pada jaringan lunak, pernafasan dan urogenital.

Obat ini biasanya harus dikonsumsi sesuai resep dokter dan dikonsumsi sesudah makan. Jika Anda dapat membelinya, obat ini terjual dengan harga Rp 689,- / Tablet (1 Dos isi 5 Strip x 10 Tablet).

  • INTERDOXIN 50MG CAP

Begitu pun dengan obat ini, INTERDOXIN biasanya dapat digunakan sesuai resep dokter untuk mengobati infeksi di saluran cerna, kemih, pernafasan, kulit dan jaringan lunak.

Jika Anda mempunyai keluhan infeksi saluran kemih hingga kencing Anda mengeluarkan darah, biasany dokter akan menyarankan Anda untuk mengkonsumsi obat ini sebanyak 100mg 2 x per hari (dewasa) dan anak diberikan 4mg/kgBB per hari dibagi dalam 2 dosis tiap 12 jam.

Dan obat ini, biasanya habis terjual dengan harga Rp 5.627,- / Tablet (1 Dos isi 5 Strip x 4 Tablet).

Demikianlah ulasan tentang keluhan kencing darah dan beberapa obat yang bisa kamu beli di Apotik untuk menyembuhkan kencing darah atau penyakit kelamin menular lainnya. Semoga sehat selalu dan selamat beraktivitas kembali ­čÖé

INGIN OBAT ALAMI UNTUK SEMBUHKAN KENCING DARAH? TEMUKAN OBATNYA DENGAN CARA..

Posted by : TamilServices.com

Konsultasikan Disini!!